Sahabat pasti pernah melihat seseorang yang sedang berpacaran. Ekspose kemesraan mereka hampir tiap minggu menghiasi layar televisi. Suatu ketika si laki-laki berkata : ” Srikandi memang spesial, enak diajak ngomong dan sangat perhatian ” . Tak lama kemudian yang wanita gantian berkomentar : ” Arjuna sangat memanjakanku, dia bukan saja pandai memanah hatiku tetapi juga menjadi separuh dari nafas kehidupanku “.
Melihat kemesraan mereka banyak yang
meyakini bahwa dua sejoli itu akan menuju ke pelaminan. Tetapi ternyata
tidak. Mereka akhirnya berpisah dengan cara yang tidak bagus. Yang satu
menyindir yang lain, yang lain ngrasani yang satunya. Cinta mereka yang
berlebihan kandas di tengah jalan. Mereka saling mengumbar kekurangan
bekas kekasih yang dulu sangat dicintainya.
Sahabat tercinta,
Rasululloh Saw menganjurkan agar kita jangan berlebihan dalam hal mencintai atau membenci seseorang. Cinta dan benci sekedarnya saja.
Mari kita simak sabda Rosululloh Saw berikut ini.
Cintailah orang yang engkau cintai
itu sekedarnya saja, boleh jadi pada suatu waktu nanti menjadi orang
yang engkau benci. Bencilah orang yang engkau benci sekedarnya, boleh
jadi dia pada suatu waktu nanti menjadi orang yang engkau sukai (Diriwayatkan oleh Tirmidzi)
.
Jika yang saya sampaikan diatas benar
maka sesungguhnya kebenaran itu datangnya dari Allah. Jika yang
sampaikan diatas salah maka kesalahan itu berasal dari diri saya
sendiri.
No comments:
Post a Comment